3 Pasukan Elite TNI yang Ditakuti Dunia

Tidak dapat dipungkiri bahwa dari sistem persenjataan (alutsista), TNI masih berada di bawah negara-negara lain, utamanya Amerika dan Rusia. Namun, kekurangan tersebut tertutupi oleh keberadaan sejumlah pasukan elite yang membuat kekuatan militer Indonesia masuk dalam daftar paling diperhi

Inilah 6 pasukan elite yang sepak terjangnya telah diakui sekaligus ditakuti oleh dunia:

1. KOPASSUS (Komando Pasukan Khusus)

Kopassus atau Grup 3/ Sandhi Yudha dibentuk pada 24 Juli 1967. Pasukan ini sebagaimana dikutip dari jakartagreater.com (29/06/2016) memiliki spesifikasi tugas “Clandestine Operation” alias perang rahasia. Tugas khusus tersebut diantaranya: combat intell atau intelijen tempur dan counter insurgency atau kontra pemberontakan.

Dalam menjalankan operasi militer, KOPASSUS biasanya akan melakukan combat intell untuk mengetahui secara pasti situasi dan kondisi di lapangan. Personil yang diterjunkan dipastikan memiliki kemampuan Sandhi Yudha.

Saat melakukan Clandestine Operation, para prajurit KOPASSUS akan bergerak secara rahasia yang dikenal dengan nama “operasi senyap”. Mereka bergerak tanpa menggunakan identitas satuan alias menggunakan identitas sipil seperti KTP.

Bahkan, tugas penyamaran terkadang harus mereka lakukan selama berbulan-bulan dengan risiko yang sangat berat bahkan harus bertaruh dengan nyawa, karena semboyan mereka “lebih baik pulang nama daripada harus gagal di medan pertempuran”. Konon, kemampuan dari prajurit KOPASSUS ini setara dengan 8 orang prajurit biasa.

2. DENJAKA (Detasemen Jala Mangkara)

Pasukan Khusus milik TNI Angkatan Laut ini merupakan gabungan dari Taifib Korps Marinir TNI-AL dengan personil dari Kopaska. Mereka dilatih secara khusus di Bumi Marinir Cilandak dan harus menyelesaikan pendidikan PTAL (Penanggulangan Teror Aspek Laut) selama 6 bulan.

Denjaka dibentuk pada 13 November 1984 dengan tugas khusus membina kemampuan anti-sabotase dan anti-teror di daerah pantai dan kawasan laut dengan Clandestine aspek laut. Pada saat melakukan operasional, Pasukan DENJAKA dituntut memiliki mobilitas kecepatan, pendadakan dan kerahasiaan tertinggi. Selain itu juga harus memiliki kemampuan dalam mendekati sasaran lewat laut, dari udara dan dari bawah laut.

Karena itu, sebagaimana dilansir dari sindonews.com (03/01/2018), calon prajurit DENJAKA diharuskan memiliki IQ yang tinggi serta fisik yang prima agar dapat menyerap semua materi pelatihan seperti materi terjun payung, bergerak cepat di laut dan survive di darat. Salah satu bentuk latihan ekstrim dari prajurit DENJAKA ini adalah diikat kedua kaki dan tangannya lalu dibuang ke tengah laut dan dipaksa untuk dapat menyelamatkan diri.

3. DENBRAVO 90 (Detasemen Bravo 90)

Dilansir dari okezone.com (17/05/2018), DENBRAVO 90 adalah pasukan khusus milik TNI Angkatan Udara yang diisi oleh prajurit-prajurit terbaik KOPASKHAS (Komando Pasukan Khas). Para prajuirt yang dipilih untuk menjadi bagian dari DENBRAVO 90 harus memiliki IQ tinggi serta fisik dan mental yang kuat agar dapat menjalani pelatihan yang super keras.

Sama halnya dengan KOPASSUS dan DENJAKA, Prajurit DENBRAVO harus mampu menjalankan tugas intelijen serta melumpuhkan instalasi dan autsista musuh dengan menguasai 3 matra yakni udara, laut dan darat.

Dibanding 2 pasukan khusus yang lain, umur DENBRAVO terbilang paling muda karena baru dibentuk pada 16 September 1990. Motto dari Pasukan Khusus yang satu ini adalah “Catya Wihikan Awacyama” yang memiliki arti “Setia, Terampil, Berhasil”!.


Agus Kurniawan

1 Blog posts

Comments